“Kegiatan membuat hasil karya dilaksanakan setiap hari jumat,kegiatan ini sangat disenangi oleh peserta didik karena mereka akan menciptakan hasil karya yang sudah di rencanakan oleh ustazah.

TUJUAN PEMBELAJARAN :

  • Melatih anak agar kreatif dan dapat mebuat hasil karya sesuai dengan keinginan
  • Anak bangga dengan hasil karyanya
  • Dapat mengahargai hasil karya orang lain
  • Anak dapat bekerja sama dengan temannya

“Model Pembelaran di TK IT Imam Syafii Menggunakan model  Area,yaitu Area seni,area bahasa,area berhitung,area sains,area agama. dilakukan pada jam 09.00 – 10.00 wib.kegiatan ini mencakup kegiatan yang merangsang motoric kasar dan halus anak.

TUJUAN PEMBELAJARAN :

  • Melatih fisik motorik kasar dan motorik halus anak
  • Anak mampu mengerjakan tugas sendiri samapai selesai
  • Anak mampu melaksanakan 3-4 perintah secara berurutan
  • Melatih anak untuk dapat menyelesaikan masalahnya sendiri

Menambah ilmu pengetahuan anak terhadap tema dan subtema yang di berikan

“Pembelajaran Tahfidz adalah Program unggulan dari TK IT Imam Syafii 2 Pekanbaru.kegiatan pembalajaran Tahfidz ini dilaksanakan setiap hari senin-jumat.dimulai dari jam 08.00-09.00 wib.dengan metode Talqin.”

TUJUAN PEMBELAJARAN :

  • Agar anak – anak dapat untuk membaca surat pendek (juz 30) sesuai mahroj dan tajwidnya dengan metode talqin
  • Mencintai dan menyenangi Al-quran baik membaca dan medengarkannya

“ Kegiatan Praktek Azan,Iqomat dan Praktek sholat Dhuha ini dilakukan setiap hari senin – jumat pada jam 08.00 wib.

TUJUAN PEMBELAJARAN :

  • Melatih anak dapat melafaskan azan dan menjawab azan dengan benar
  • Melatih anak melafaskan iqomat dengan benar
  • Melatih anak melakukan gerakan dan bacaan sholat dengan baik dan benar
  • Mebiasakan anak untuk berzikir dan berdoa sesudah melaksanakan sholat
  • Mengenalkan kepada anak nama sholat, waktu dan jumlah rakaat sholat

“Sebelum anak-anak masuk kedalam kelas setelah berbaris pagi,anak-anak akan membuat barisan untuk mengantri mengambil air berwudhu.anak-anak langsung memperaktekan tata cara berwudhu yang benar dengan bimbingan ustazah.”

TUJUAN PEMBELAJARAN :

  • Melatih anak untuk sabar menunggu giliran
  • Melatih anak mempraktekkan tata cara berwudhu dengan benar
  • Anak dapat menyebutkan urutan cara berwudhu
  • Anak belajar berwudu,gerakan wudhu dan membaca doa sesudah berwudhu

“kegiatan baris pagi dimulai jam 07.30 wib – 07.45 wib.baris pagi ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan di TK IT Imam Syafii 2 Pekanbaru,Anak – Anak akan membaca surat Al-Fatihah,Ayat kursi,3 kul,Zikir Pagi,Syaidul Istigfar,dan membaca doa masuk kelas.”

TUJUAN PEMBELAJARAN :

  • Mengajarkan kepada anak untuk dapat berbaris dengan rapi dan tertib
  • Membiasakan anak disiplin waktu
  • Mematuhi aturan yang berlaku disekolah
  • Pembiasaan Murojaah dan zikir pagi

Jajaran direksi Sekolah Islam Terpadu Imam Syafii 2 Pekanbaru telah membuka peluang bagi para lulusan PTN dan PTS, baik dari dalam dan luar Propinsi Riau untuk turut andil dalam dunia pendidikan. Ratusan orang telah melayangkan lamaran yang kemudian diseleksi secara administrasi oleh panitia seleksi. Hasilnya, sebanyak 363 dinyatakan lulus tahap seleksi administrasi dan berhak mengikuti tes tulis.

Hari Sabtu, 29 April 2017 panitia seleksi mengadakan tes tulis untuk para calon tenaga pendidik di Sekolah Islam Terpadu Imam Syafii 2 Pekanbaru. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 pagi ini diikuti oleh 264 orang dari 363 orang calon guru yang dinyatakan lulus tes administrasi. Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Imam Syafii dan dibuka oleh pembawa acara yang kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan untaian nasihat dan arahan yang disampaikan oleh Direktur Sekolah Islam Terpadu Imam Syafii 2 Pekanbaru, Ustadz Nafi’ Zainuddin, Lc. Setelah mendengarkan untaian nasihat dan arahan tersebut, para calon peserta didik mulai mengerjakan soal yang mencakup bidang studi keahlian masing-masing. Selain soal yang sesuai dengan bidang studi masing-masing, para peserta calon guru juga mendapatkan soal tulis dasar-dasar Agama Islam.

Tes tulis ini merupakan salah satu rangkaian tes seleksi yang diadakan untuk merekrut tenaga pendidik yang handal, profesional, dan memiliki wawasan keagamaan yang baik. Karena nantinya mereka akan mengemban tugas mendidik, membina, dan mengarahkan para peserta didik yang ada di kampus Sekolah Islam Terpadu Imam Syafii 2 Pekanbaru. Para tenaga pendidik yang berkualitas bagus merupakan salah satu kunci untuk memeroleh kesuksesan jalannya pendidikan yang nantinya diharapkan bisa membawa manfaat yang luas bagi kehidupan beragama, berbangsa, dan bermasyarakat.

Sekitar pukul 09.00, rangkaian tes tulis yang diadakan di lingkungan Sekolah Islam Terpadu Imam Syafii 2 Pekanbaru. Dan para calon tenaga pendidik mulai meninggalkan lingkungan Sekolah Islam Terpadu Imam Syafii 2 Pekanbaru. [red]

Pekanbaru, Seminar/ Pelatihan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) yang ditaja oleh Dinas Kesehatan UPTD Puskesmas Rawat Inap Simpang Tiga kembali dilaksanakan. Pada kesempatan ini SMA IT Imam Syafii 2 Pekanbaru menjadi tuan rumah penyelenggaraan seminar. Seminar yang diselenggarakan pada hari Jumat Tanggal 27 Januari 2017 itu dihadiri oleh beberapa sekolah yang menjadi anggota Peer Konselor PKPR seperti SMA N 4 Pekanbaru, SMK N Pertanian Terpadu Provinsi Riau, SMA Muhamadyah Olahraga, SMA masmur dan SMK Taruna Masmur.

Adapun pemateri PKPR tersebut ialah dr. Harris Nur dan dr. Arlinda De Hafsary. Mereka merupakan pemateri yang sudah perpengalaman dalam seminar tersebut. Fokus pembahasan tentang pengaruh dan dampak kenakalan remaja serta bagaimana solusi yang diberikan terhadap remaja yang terjerumus ke dalamnya.

Dilatarbelakangi oleh banyaknya penyimpangan dikalangan remaja yang berdampak buruk bagi diri remaja itu sendiri maupun orang lain, maka dari itu seminar yang diadakan ini diharapkan muncul seorang konselor / pembimbing yang mempunyai keahlian dalam melakukan penyuluhan untuk dapat membantu teman-teman sebaya yang bermasalah dan dapat mengatasi permasalahan remaja di sekolah maupun di lingkungan rumah masing-masing.

pkpr4 pkpr3 pkpr2

Siapa sih yang gak ingin memperoleh generasi yang baik? Tentunya semua orang ingin, apalagi kita yang merupakan umat Islam. Lalu apa cara yang bisa kita tempuh? Salah satunya adalah dengan pendidikan Al Quran karena Rasulullah bersabda (artinya), “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al Quran dan mengajarkannya”

Yup, dengan mendidik generasi muda untuk mempelajari Al Quran kita berharap semoga bisa mendapatkan generasi muda yang baik. Kalo generasi mudanya baik maka Insya Allah umat akan memperoleh kebaikan yang besar juga.

Sekolah Islam Terpadu Imam Syafii 2 Pekanbaru berkomitmen untuk mendidik generasi muda agar terus mempelajari Al Quran dan menghafalnya. Mulai dari siswa siswi tingkat pendidikan TK, SD, SMP dan SMA, semuanya dididik dan dibina dalam mempelajari Al Quran dan menghafalnya. Sekolah Islam Terpadu Imam Syafii 2 Pekanbaru memberikan porsi jam pelajaran yang cukup banyak dalam satu pekan agar siswa siswi bisa mempelajari dan menghafalkan Al Quran. Semua itu dilakukan agar kita mendapatkan generasi yang cinta Al Quran.

tt1

Proses belajar akan lebih menyenangkan bila dilaksanakan tidak senantiasa di ruang kelas. Sudah menjadi rahasia umum kalau para siswa sangat senang jika mereka mendapat selingan belajar di luar ruang kelas mereka. Itu dikarenakan mereka memerlukan suasana yang bisa membawa refreshment (penyegaran). Oleh karenanya fasilitas pendukung semacam itu harus tersedia.

Di antara contoh proses belajar di luar ruang kelas adalah praktikum pada mata pelajaran IPA di laboratorium. Fasilitas semacam ini sangat dibutuhkan siswa dalam proses belajar mereka agar mereka bukan hanya mendengarkan dan membaca, tapi juga merasakan pengalaman melakukan praktik dari teori yang didapatkan.

anak_labor3 anak_labor1